Jumat, 24 Desember 2010

Ada Perhatian = UANG

Jakarta, 24 Desember 2010. Beberapa hari lalu saya mendengar percakapan tilpon rekan di sekretariat PP Pelti dengan orang diluar. Ternyata cukup menarik sekali karena ternyata sipenelpon mau bikin Kartu Tanda Anggota (KTA) Pelti, Kok aneh, karena sebenarnya setiap atlet berhak membuat KTA Pelti yang sedang digalak galakin PP Pelti.

Yang menarik sekali adalah ternyata atlet tersebut telah mengajukan dengan mengisi Formulir KTA Pelti baru sedangkan yang bersangkutan sudah punya KTA Pelti dan sudah terdaftar berasal dari Jawa Barat. Ternyata ada keinginan pindah ke DKI Jakarta. Ini kejadian kedua kalinya saya dengar, yang pertama telpon langsung dari salah satu orangtua atlet yunior Jawa Barat yang mau memperkuat tim DKI Jakarta. Telpon dari orangtua dan salah satu orangtua yang domisili di Jakarta.
Atlet ini ternyata ikuti juga PORPROV di Kepri.
Percakapan rekan saya tadi menarik karena kelihatannya atlet tersebut mau menyimpan KTA Pelti yang lama dan mengharapkan dapat KTA Pelti yang baru. Dipikirnya ini Kartu Kredit, bisa dimiliki berbagai bank punya.

Ya sekarang sih saya lihat kesempatan emas bagi petenis yunior pindah pindah "semu" kekota atau provinsi lainnya hanya karena mengejar " UANG" dengan alasan klasik adalah daerah domisili sekarng tidak ada perhatian, sedangkan daerah lain ada perhatian. Disini yang dimaksud menurut saya perhatian itu identik dengan
"UANG"

Tidak ada komentar: