Selasa, 17 Januari 2017

Weakness AFR ternyata juga bisa menjadi Strength

Jakarta, 18 Januari 2017. Dalam percakapan saya dengan rekan bisnis sewaktu masih diluar Pelti , saya sempat berbincang bincang dan diapun sempat bertanya, apa yang saya dapatkan selama ngurus tenis di Pelti. Jawaban saya cukup singkat, yaitu Kepuasan.
.
Nah, kalau sudah itu jawabannya maka sudah tidak ternilai lagi sehingga sulit dijabarkan.

Memang sudah ada rekan rekan yang ikut bantu dalam menjalankan RemajaTenis karena selama saya duduk di Pelti rasanya kurang etis kalau saya yang jalankan sendiri, maka saya serahkan ada rekan yang mau bantu dan karena ada waktu. Dari 2009 sampai saya lengser di Pelti akhir 2012, rekan tersebut sanggup menjalankan dengan baik. Saya salut. 

Tetapi selama dalam perjalanannya sering ada perbedaan pendapat. Karena dia selaku orang luar berpikiran bisnis, sedangkan saya jelas jelas tidak selalu. Jadi masih ada idealisnya sehingga sering muncul perbedaan pendapat. Sebagai contoh, jika ada atlet dimata saya perlu dapat bantuan dalam bentuk free entry fee nya maka saya berikan. Jadi setiap kota ada saja yang kami berikan free entry fee sehingga bisa bertanding. Hal seperti ini tentunya secara bisanis tidak menguntungkan.


Yang jadi pertanyaan kenapa RemajaTenis tidak dibisniskan. Itu pertanyaan sangat tepat jika ingin langgeng RemajaTenis. Tetapi saya secara pribadi sudah tidak terlalu memikirkannya, hanya saja jika ada yang mau membantu berikan dukungan dengan imbalan secara bisnis tentunya tidak ditolak.
Saya sendiri akui kelemahan saya adalah disitu, tetapi saya beranggapan tanpa sponsorpun masih bisa jalan kenapa harus ada ketergantungan dengan sponsor.

Memang ada kekuatiran diri saya jika terbuai dengan kehadiran sponsor dimana sponsor itu ada jangka waktunya maka jika putus sponsor bisa bisa kelanjutan turnamen terhenti juga. Ini yang saya tidak ingnkan. Ya, tetapi jika ada sponsor saya tetap membuka pintu, karena dengan adanya sponsor maka saya bisa kembangkan dana tersebut untuk pembinaan lainnya, Banyak idea yang muncul tapi idea tersebut butuh dana besar. Ini masalahnya.

Kepuasan lainnya adalah dengan kegiatan RemajaTenis itu bisa memberikan lapangan kerja bagi rekan rekan saya seperti Referee, Wasit, angggota tim lainnya. Ini kepuasan tersendiri. Tapi sampai kapan saya bisa lakukan sendiri. Sudah waktunya mencari rekan yang bisa ikut membantu jalankan roda RemajaTenis tetapi tidak mudah kjika tidak dihayati dengan benar. Bukan dengan motif  Uang.

Tidak ada komentar: