Rabu, 11 Desember 2019

Perbedaan Pendapat dalam Grup WA

Jakarta, 13 Desember 2019. Ada kejadian dalam grup WA yang sengaja dibentuk untuk bisa berkomunikasi. Salah satunya grup WA Maesa Paskah yang saya bentuk agar tidak melupakan event tertua yang dimiliki tenis Indonesia. Pertama kali diperkenalkan tahun 1924 jadi bayangkan sudak lama sekali, 






Dalam percakapan itu dimuali dengan kekecewaan salah satu pelatih anggita grup terhadap Pengprov Pelti Sulut kemudian disambut oleh pelatih lainnya tetapi sudah menjurus kepada kebencian pribadi dengan kata kata yang tidak sopan bagi yang membacanya . Walaupun dalam dialek Manado sekali pun sudah kurang etis lagi didengar, 







Itu bentuk kekecewaan ortu petenis terhadap kepengurusan. Masalahnya selama ini anggita Pengurus tidak cepat tanggap sehungga bisa berkembang liar. Ini seharusnya fungsi Humas yang tidak jalan. Oleh karena ternyata Kode ethic pelatih sudah dilanggar terpaka pelatih tersebut saya keluarkan dalam grup, 






Oleh salah satu pengurus diberipenjelasan tentang keluhan pelatih maka persoalan jadi selesai 

.

 


.



Tidak ada komentar: