
Setiba di Kuala Lumpur, kaget juga sambutan diberikan panpel setempat. Bagitu keluar dari pintu pesawat ditunggu petugas LO yang tidak dikenal tapi bawa kertas nama saya. Langsung disambut dengan kendaraan (boogey) ketempat imigrasi dan bagasi.
Semua proses berjalan lancar dan diluar sudah ditunggu oleh Sport Manager Johany Hamzah. Saya pikir ke hotel bersama dia, Tapi dibiarkan pergi ke hotel bersama sopir mobil khusus untuk saya dan LO tersebut. Pesannya istrahat dulu dihotel.
Semua proses berjalan lancar dan diluar sudah ditunggu oleh Sport Manager Johany Hamzah. Saya pikir ke hotel bersama dia, Tapi dibiarkan pergi ke hotel bersama sopir mobil khusus untuk saya dan LO tersebut. Pesannya istrahat dulu dihotel.
Sampai dihotel gak bisa istrahat karena kamar baru bisa masuk setelah jam 13.00. Sayapun minta antar ke National Tennis Center jalan Duta Kuala Lumpur karena sudah pernah kesana.
Tetapi saya dibawanya ke MITEC jalan Duta Mas. Saya bilang salah tempat. Kemudian saya tanya kepada LO Hamzah dan sopir Azmi tersebut. " Apakah kalian sudah pernah ke National Tenis Center." Kaget juga jawabannya adalah Belum Pernah. Ini kerja konyol bagi panpel setempat.
Sayapun britahu ke jalan Duta bukan Duta Mas. Justru saya yang menujuk jalannya. Dan ketemu tempatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar