7 Agustus 2008. Tenis itu olahraga profesional atau bukan ! Ini satu pertanyaan yang cukup menggelitik untuk dicoba dijawab. Karena banyak petenis yunior bercimpung langsung diturnamen turnamen tenis profesional. Tenis dikenal ada badan tenis internasional yaitu International Tennis Federation (ITF) dimana PELTI (Persatuan Tenis seluruh Indonesia) sebagai salah satu anggotanya. Ada juga dikenal dengan ATP-Tour (Association of Tennis Professional), dan WTA-Tour (Women Tennis Association).
Kalau soal peringkat dunia diatur oleh masing masing badan dunia tersebut. ITF mengatur peringkat dunia khususnya YUNIOR, sedangkan ATP- Tour mengatur peringkat dunia khusus PUTRA. Kalau PUTERI diatur oleh WTA-Tour.
Turnamennya juga diatur oleh ketiga badan tersebut. Khususnya Yunior diatur oleh ITF dan juga dikenal dikelompok umum oleh ITF memperkenalkan Pro Circuit baik putra dan putri. Putra ada turnamen berhadiah uang minimal US $ 10,000 yaitu Men's Futures sedangkan putri dikenal dengan Women's Circuit dengan prize money minimal US$ 10,000.
Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana dengan petenis dunia yunior yang ikuti turnamen ATP-Tour dan WTA -Tour, apakah status mereka adalah professional atau amateur. Karena sekarang petenis muda usia mulai menguasai pertenisan dunia.
Sepengetahuan August Ferry Raturandang, petenis yunior menyatakan status amatir atau professional tergantung akan kepentingannya. Jika sudah menjurus ke professional, maka petenis tersebut berhak menerima prize money yang diberikan pelaksanan turnamen. Tapi masih ada juga petenis yunior yang mempertahankan keamatiran karena ingin tetap bertanding diturnamen ITF World Junior. Atau mau kuliah di Amerika Serikat dengan menggunakan fasilitas beasiswa yang cukup semarak dikalangan pertenisan universitas. Di Amerika Serikat dikenal dengan kompetisinya cukup ketat oleh NCAA dimana pesertanya sebagian besar mendapatkan beasiswa sehingga statusnya harus amatir. Kalau diketahui sering ikuti turnamen profesional atau Pro Circuit yang menyediakan prize money maka sulit bisa ikuti kompetisi NCAA tersebut. Ada cara untuk menghindar maka sudah banyak yang melakukan dengan cara mengisi formulir yang disediakan yang menyatakan tidak menerima prize money yaitu Official ITA Amateur Reimbursement Form yang banyak digunakan jika ikuti kompetisi NCAA karena adanya NCAA Regulations on Amateurism.
Sekarang kalau diikuti petenis Indonesia yang masih status yunior banyak ikuti turnamen kelompok umum baik nasional maupun internasional yang selalu menyediakan prize money. Mereka suka menerima prize money tersebut, sedangkan rajin juga mengikuti turnamen internasional yunior maupun nasional. Begitu juga petenis yang bukan yunior lagi diatas usia 18 tahun.
Apakah status mereka ini bisa disebut Professional , tetapi banyak langkah yang belum mengacu pada kata profesional itu sendiri. Sebagai contoh sikap maupun tindak langkah dalam suatu turnamen.
Jujur saja, mudah dilihat perilaku yang sangat jauh dari profesional. Mulai dari kepelatihan, persiapan atlet . Lihat saja disetiap turnamen internasional terlihat jelas persiapan atlet belum maksimal terkesan sekedar hanya seadanya. Banyak contoh kelemahan atlet tenis tuan rumah terhadap persiapan ikuti suatu turnamen dimana sebagai atlet tuan rumah bisa muntah muntah, sebagai akibat kurang siapnya petenis tuan rumah. Belum lagi dikenal kalau bertanding diudara panas, DEHIDRASI
Kamis, 07 Agustus 2008
Selasa, 05 Agustus 2008
Wasit Berkuasa penuh
5 Agustus 2008. Kekuasaan wasit sangatlah bear di suatu turnamen tenis. Hal ini terlihat disaat wasit membuat kesalahan call , walaupun dilihat juga oleh Referee, keputusan wasit tidak bisa atau mau diubah oleh Referee.
Hari ini di turnamen Mitra Kencana Women's Circuit 2008 yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran, saat pertandingan ganda putri antara Renee RBinnie/He Chun Yen (AUS/CHN) melawan Shivika Burman/Tomoko Taira (IND/JPN). Saat set ketiga tie break ada pukulan dari Burman keluar disis samping jauh dari Referee tetapi oleh wasit dinayatakan masuk. Dilanjutkan saat setelah itu pula bola smash dari He Chun Yan didepan mata wasit, dinyatakan keluar padahal bola tersebut masuk. Saat iut August Ferry Raturandang sedang menyaksikan bersama ITF Referee Sheetal Iyer.
"Gimana Herta." gumam Sheetal Iyer. Saat itu juga He Chun Yan sampai berteriak kearah Referee minta dukungan atas keputusan yang salah. Referee hanya katakan masalah itu tanyakan kepada wasit. Padahal jelas jelas referee melihat jelas kesalahan wasit.
Keputusannya langsung diminta oleh Referee agar 3 wasit garis ditempatkan masuk lapangan. " Hanya ini yang bisa saya lakukan." ujar Referee. Akhirnya pasangan Binnie/He Chun Yan kalah dalam perebutan super tie break.
Setelah pertandingan selesai August Ferry Raturandang sampaikan kepada wasit Herta, memuji dan katakan kalau wasit harus tegas walaupun salah sehingga pemain tidak bisa buat apa2.
"Saya juga kok katakan out, padahal masuk." ujar Herta kepada August Ferry Raturandang. Sebenarnya bisa saja wasit kalau sadar buat kesalahan langsung over rule keputusannya sendiri.
Inilah tenis, kuasa wasit tak terbendung !
Hari ini di turnamen Mitra Kencana Women's Circuit 2008 yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran, saat pertandingan ganda putri antara Renee RBinnie/He Chun Yen (AUS/CHN) melawan Shivika Burman/Tomoko Taira (IND/JPN). Saat set ketiga tie break ada pukulan dari Burman keluar disis samping jauh dari Referee tetapi oleh wasit dinayatakan masuk. Dilanjutkan saat setelah itu pula bola smash dari He Chun Yan didepan mata wasit, dinyatakan keluar padahal bola tersebut masuk. Saat iut August Ferry Raturandang sedang menyaksikan bersama ITF Referee Sheetal Iyer.
"Gimana Herta." gumam Sheetal Iyer. Saat itu juga He Chun Yan sampai berteriak kearah Referee minta dukungan atas keputusan yang salah. Referee hanya katakan masalah itu tanyakan kepada wasit. Padahal jelas jelas referee melihat jelas kesalahan wasit.
Keputusannya langsung diminta oleh Referee agar 3 wasit garis ditempatkan masuk lapangan. " Hanya ini yang bisa saya lakukan." ujar Referee. Akhirnya pasangan Binnie/He Chun Yan kalah dalam perebutan super tie break.
Setelah pertandingan selesai August Ferry Raturandang sampaikan kepada wasit Herta, memuji dan katakan kalau wasit harus tegas walaupun salah sehingga pemain tidak bisa buat apa2.
"Saya juga kok katakan out, padahal masuk." ujar Herta kepada August Ferry Raturandang. Sebenarnya bisa saja wasit kalau sadar buat kesalahan langsung over rule keputusannya sendiri.
Inilah tenis, kuasa wasit tak terbendung !
Angelique maju kebabak kedua
5 Agustus 2008. Lama tidak muncul di Kemayoran, Angelique Widjaja berpasangan dengan Liza Andriyani berhasil maju kebabak kedua turnamen tenis internasional Mitra Kencana Women's Circuit yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran tangal 4-9 Agustus 2008. Pasangan Angelique/Liza berhasil menang mudah dari adik adiknya, Dina Azwar/Katarina Feronika 62 60. Besok pasangan Angie/Liza akan jadi batu sandungan bagi unggulan kedua Lavinia Tananta/Sophie Mulsap .
Prediksi August Ferry Raturandang besar kemungkinan Angelique Widjaja/Liza Andriyani keluar sebagai juara.
Kakak beradik Gumulya, Sandy dan Beatrice berhasil lolos kebabak kedua setelah mengalahkan lawan lawannya hari ini. Sandy menang paling singkat hanya butuh 15 menit setelah unggul 2-1. Lawannya Ashling Summer asal Australia menyerah karena tidak bisa meneruskan pertandingan. Pagi harinya Ashling sudah muntah muntah sewaktu dihotel. Udara panas membuat bertambah parahnya sehingga menurunkan kondisi fisiknya.
Adiknya, Beatrice Gumulya bermain gemilang mengalahkan petenis Korea Kim Kun-Hee dalam 2 set langsung, 76(4) 61.
Grace Sari Ysidora berhasil buat kejutan dengan kalahkan unggulan 3 asal Thailand Nungnadda Wannasuk dalam 2 set langsung 63 64. Permainan menyerang Grace Sari sebagai senjata pamungkasnya sehingga lawannya tidak bisa berkutik.
Kejutan lainnya, Laili Rachmawati Ulfa berhasil kalahkan petenis Malaysia Jawariah Noordin semifinalis Solo Open Women’s Circuit minggu lalu.. Laila menang 36 61 20 ret. Jawariah menyerah karena kepala pusing tidak tahan panasnya udara kemayoran.
Septi Mende yang mencoba come back, gagal kebabak kedua setelah ditahan oleh petenis cantik dari Thailand Sophia Mulsap. 36 16. Septi kalah karena banyak buat kesalahan sendir, unforced errow, membuat lawannya dengan mudah mengatur permainan
Prediksi August Ferry Raturandang besar kemungkinan Angelique Widjaja/Liza Andriyani keluar sebagai juara.
Kakak beradik Gumulya, Sandy dan Beatrice berhasil lolos kebabak kedua setelah mengalahkan lawan lawannya hari ini. Sandy menang paling singkat hanya butuh 15 menit setelah unggul 2-1. Lawannya Ashling Summer asal Australia menyerah karena tidak bisa meneruskan pertandingan. Pagi harinya Ashling sudah muntah muntah sewaktu dihotel. Udara panas membuat bertambah parahnya sehingga menurunkan kondisi fisiknya.
Adiknya, Beatrice Gumulya bermain gemilang mengalahkan petenis Korea Kim Kun-Hee dalam 2 set langsung, 76(4) 61.
Grace Sari Ysidora berhasil buat kejutan dengan kalahkan unggulan 3 asal Thailand Nungnadda Wannasuk dalam 2 set langsung 63 64. Permainan menyerang Grace Sari sebagai senjata pamungkasnya sehingga lawannya tidak bisa berkutik.
Kejutan lainnya, Laili Rachmawati Ulfa berhasil kalahkan petenis Malaysia Jawariah Noordin semifinalis Solo Open Women’s Circuit minggu lalu.. Laila menang 36 61 20 ret. Jawariah menyerah karena kepala pusing tidak tahan panasnya udara kemayoran.
Septi Mende yang mencoba come back, gagal kebabak kedua setelah ditahan oleh petenis cantik dari Thailand Sophia Mulsap. 36 16. Septi kalah karena banyak buat kesalahan sendir, unforced errow, membuat lawannya dengan mudah mengatur permainan
Senin, 04 Agustus 2008
Angelique Widjaja Muncul di Kemayoran
4 Agustus 2008. Setelah absen dipercaturan turnamen tenis, Angelique Widjaja kembali muncul di Pekan Olahraga Nasional XVII 2008 di Balikpapam, dan berhasil keluar membawa medali emas untuk Jawa Barat berpasangan dengan Andren Raturandang.
Kali ini Angelique berpasangan dengan Liza Andriyani ikuti turnamen internasional Mitra Kencana di Kemayoran. Karena sudah lama tidak aktip maka kehilangan peringkat dunianya, sehingga kedua petenis ini masuk melalui fasilitas wild card ke babak utama. Besok keduanya akan bertemu dengan petenis yuniornya Dina Azwar/Feronika Katarina. Karena kemungkinan menang cukup besar sehingga akan jadi ganjelan bagi unggulan 2 Lavinia Tananta/ Sophia Mulsap (INA/THA) dibabak kedua.
Untuk tunggal putri yang masuk babak utama dari kualifikasi hanyalah Laili Rachmawati Ulfa (Wonogiri). Yang mendapatkan wild card Sandy Gumulya, Septi Mende, Grace Sari Ysidora, Cynthia Melita. Yang lainnya langsung masuk babak utama adalah Lavinita Tananta, Lutfiana Ari Budiarto dan Beatrice Gumulya. Jessy Rompies tidak ikut karena besok akan ke Beijing sebagai duta di Olimpiade Beijing.
Banyak pihak menyayangkan Sandy Gumulya dapat wild card, karena dengan posisi peringkat dunia 228 , Sandy sudah bisa langsung masuk.Sehari sebelumnya Sandy Gumulya keluar sebagai juara ITF Solo Open di GOR Manahan Solo. Kenapa bisa begitu. Ternyata Sandy terlambat mendaftarkan ke ITF. Jikalau Sandy mau mendaftar dulu maka jatah wild cardnya bisa diberikan kepada petenis tuan rumah yang lain. "Ya, semua punya hak ." ujar August Ferry Raturandang
Kali ini Angelique berpasangan dengan Liza Andriyani ikuti turnamen internasional Mitra Kencana di Kemayoran. Karena sudah lama tidak aktip maka kehilangan peringkat dunianya, sehingga kedua petenis ini masuk melalui fasilitas wild card ke babak utama. Besok keduanya akan bertemu dengan petenis yuniornya Dina Azwar/Feronika Katarina. Karena kemungkinan menang cukup besar sehingga akan jadi ganjelan bagi unggulan 2 Lavinia Tananta/ Sophia Mulsap (INA/THA) dibabak kedua.
Untuk tunggal putri yang masuk babak utama dari kualifikasi hanyalah Laili Rachmawati Ulfa (Wonogiri). Yang mendapatkan wild card Sandy Gumulya, Septi Mende, Grace Sari Ysidora, Cynthia Melita. Yang lainnya langsung masuk babak utama adalah Lavinita Tananta, Lutfiana Ari Budiarto dan Beatrice Gumulya. Jessy Rompies tidak ikut karena besok akan ke Beijing sebagai duta di Olimpiade Beijing.
Banyak pihak menyayangkan Sandy Gumulya dapat wild card, karena dengan posisi peringkat dunia 228 , Sandy sudah bisa langsung masuk.Sehari sebelumnya Sandy Gumulya keluar sebagai juara ITF Solo Open di GOR Manahan Solo. Kenapa bisa begitu. Ternyata Sandy terlambat mendaftarkan ke ITF. Jikalau Sandy mau mendaftar dulu maka jatah wild cardnya bisa diberikan kepada petenis tuan rumah yang lain. "Ya, semua punya hak ." ujar August Ferry Raturandang
Kunci Sukses Membina Hubungan
4 Agustus 2008. Ada pemikiran bagus yang perlu diketahui masyarakat tenis di Indonesia mengenai Membina Hubungan agar sukses.
Satu prinsip dasar dalam berurusan dengan sesama manusia adalah dengan memberikan penghargaan yang jujur dan tulus. Jika kita berelasi dengan banyak topeng kepura-puraan, lambat laun hubungan menjadi suatu ritual kebohongan yang menuntut kompensasi secara liar dari inti hubungan tersebut, baik hubungan bisnis, pertemanan, maupun
hubungan keluarga antara orangtua dan anak, antara pasangan nikah dan kakak beradik.
William James seorang ahli psikologi terkenal, mengatakan kebutuhan utama manusia adalah dihargai, jadi ini bukan lagi harapan untuk dihargai, tetapi sudah merupakan suatu kebutuhan vital atas pemenuhan jiwanya. Anggapan yang salah jika kita anggap karena orang lain masih anak kecil, kita sepelekan, seperti iklan sebuah produk yang
berbunyi, "yang muda, dipandang sebelah mata"
Penyebab dari hampir semua kesulitan dalam hubungan, berakar di dalam harapan yang bertentangan atau berbeda sekitar peran dan tujuannya.
Harapan dari hubungan yang dibangun harus dinyatakan secara terbuka, jika satu pihak mempunyai agenda ganda dari inti dirinya membangun hubungan tersebut, akan terjadi kesulitan untuk membuat hubungan tersebut solid berdasar kepercayaan, dan kepekaan akan rasa saling menghargai menjadi ajang penipuan jiwa belaka.
Dalam membina hubungan, kita harus mencermati unsur-unsur yang sangat penting, seperti bagaimana kita menyampaikan suatu pesan yang berisi inti suatu hubungan, dan bagaimana pesan itu kita sampaikan. Selain itu, cara apa yang kita pakai untuk menyampaikan pesan tersebut, dan sudahkah kita mempersiapkan diri, menerima apa pun reaksi yang kita
terima dari pesan yang kita kirim pada partner hubungan tersebut.
Tentu saja unsur-unsur ini berlaku pada semua jenis hubungan baik hubungan antarindividu maupun hubungan bisnis antarperusahaan, bahkan hubungan antarnegara. Banyak orang yang menderita suatu kekecewaan dan mengalami luka jiwa yang sangat dalam, karena mitranya dalam suatu hubungan bersikap sebagai pihak yang memuaskan kelaparan
jiwanya, untuk suatu hal yang penyembuhannya adalah menggenggam orang dalam telapak tangan kekuasaannya.
Dalam suatu hubungan, banyak orang terjebak permainan manipulasi emosi. "Ilmu" memanipulasi ini dimanfaatkan untuk mencapai keinginannya. Jika dia mengetahui teknik itu dan merasa sukses, serta tidak ada orang yang memprotes, teknik itu akan dipakai terus-menerus.
Perbaikan tingkah laku yang menggantikan kata maaf akhirnya hanya menjadi suatu permainan manipulasi emosi dan pemuasan ego semata.
Berikut beberapa petunjuk menghadapi orang yang mulai memainkan ilmu manipulasi, terutama pada saat dalam situasi pertengkaran:
-Jangan membuat kesalahan dengan mengambil alih kekuasaan. Tarik napas, tenangkan diri, kita bisa ambil energi untuk kejernihan pikiran dan emosi.
-Waspadalah terhadap sikap merasa benar sendiri. Jangan membuat pembelaan diri, jangan membalas teriakan dengan teriakan.
-Hindarilah petengkaran yang tak kunjung habis, berlalu secepatnya dengan damai. Jangan terlibat diskusi.
-Jangan menyinggung kepribadiannya, kita bisa terhindar dari sikap intimidasi masing-masing pihak.
-Selesaikan pertengkaran dengan pikiran yang tetap terkendali. Jangan memperuncing keadaan dengan membongkar masalah yang sudah lalu. Dengan demikian, kita bisa menyelesaikan masalah dengan tidak membuat masalah baru.
Jika kita menjalin hubungan dengan orang yang memuaskan kelaparan jiwanya dengan mengenggam orang lain dalam kekuasaannya, dengan sangat terpaksa, kita harus berusaha bisa keluar dari lingkaran hubungan tersebut. Apa pun kita buat untuk mempertahankan hubungan ini, yang didapat adalah suatu "penjajahan" jiwa yang menjerumuskan kita ke dalam frustasi dan depresi.
Di dalam hidup sehari- hari, kita melihat masyarakat diatur dalam struktur hubungan yang berisi aturan dan definisi tentang siapa yang berkuasa. Pola hubungan semacam ini hampir tak menyisakan ruang dialog, siapa yang memegang kekuasaan dalam hubungan tersebut, dialah penentu semua yang ada dalam hubungan itu.
Hubungan menjadi suatu relasi 'mati' diskusi menjadi komunikasi satu arah, dan hal ini snagat berdampak serius pada hubungan dalam lingkup relasi suami istri, atau anak dan orangtua. Rasa hormat dan saling menghargai merupakan hukum yang utama dalam berhubungan dengan orang lain.
Ingatlah bahwa pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting, manusia tidak ingin dijajah oleh manusia lain. Thucydides - Sejarawan Yunani (460-404 SM) mengungkapkan hal ini sebagai berikut: "Rahasia kebahagiaan adalah kemerdekaan, dan rahasia kemerdekaan adalah keberanian untuk bertanggung jawab atas perbuatan kita."
Banyak jiwa yang dalam membangun suatu hubungan senang menjadi 'anak buah' umumnya ini terjadi dalam suatu hubungan antartim kerja. Tentu saja hal ini bukan berarti dia memilih menjadi anak buah, karena senang dijajah, diperintah, atau dikontrol, tetapi lebih cenderung kepada kejiwaan untuk menghindarkan tanggung jawab, baik itu target
kerja, atau inspirasi dan inovasi untuk kejayaan organisasi.
Menjadi anak buah dengan santai, tanpa ambisi dan prestasi. Tentu saja jiwa demikian sulit menghargai kemampuan dirinya sendiri, hubungan seperti ini menjadi timpang, sebab inti dari pesan yang terkandung dalam hubungan tersebut sudah diisi dengan agenda ganda.
Kesuksesan suatu hubungan dapat terjadi, ketika setiap pihak berpartisipasi untuk memberi dan menerima, ketika masing-masing berperan sebagai guru sekaligus murid bagi yang lain. Hubungan diisi dengan komitmen tak tertulis, bahwa masing-masing pihak akan berusaha untuk "berubah" untuk mau "diubah" jika hal tersebut diperlukan, untuk membuat hubungan tersebut tetap ada dan sehat, membawa kebahagiaan dan kesehatan jiwa untuk semua pihak.
Sumber: Kunci Sukses Membina Hubungan oleh Lianny Hendranata
Satu prinsip dasar dalam berurusan dengan sesama manusia adalah dengan memberikan penghargaan yang jujur dan tulus. Jika kita berelasi dengan banyak topeng kepura-puraan, lambat laun hubungan menjadi suatu ritual kebohongan yang menuntut kompensasi secara liar dari inti hubungan tersebut, baik hubungan bisnis, pertemanan, maupun
hubungan keluarga antara orangtua dan anak, antara pasangan nikah dan kakak beradik.
William James seorang ahli psikologi terkenal, mengatakan kebutuhan utama manusia adalah dihargai, jadi ini bukan lagi harapan untuk dihargai, tetapi sudah merupakan suatu kebutuhan vital atas pemenuhan jiwanya. Anggapan yang salah jika kita anggap karena orang lain masih anak kecil, kita sepelekan, seperti iklan sebuah produk yang
berbunyi, "yang muda, dipandang sebelah mata"
Penyebab dari hampir semua kesulitan dalam hubungan, berakar di dalam harapan yang bertentangan atau berbeda sekitar peran dan tujuannya.
Harapan dari hubungan yang dibangun harus dinyatakan secara terbuka, jika satu pihak mempunyai agenda ganda dari inti dirinya membangun hubungan tersebut, akan terjadi kesulitan untuk membuat hubungan tersebut solid berdasar kepercayaan, dan kepekaan akan rasa saling menghargai menjadi ajang penipuan jiwa belaka.
Dalam membina hubungan, kita harus mencermati unsur-unsur yang sangat penting, seperti bagaimana kita menyampaikan suatu pesan yang berisi inti suatu hubungan, dan bagaimana pesan itu kita sampaikan. Selain itu, cara apa yang kita pakai untuk menyampaikan pesan tersebut, dan sudahkah kita mempersiapkan diri, menerima apa pun reaksi yang kita
terima dari pesan yang kita kirim pada partner hubungan tersebut.
Tentu saja unsur-unsur ini berlaku pada semua jenis hubungan baik hubungan antarindividu maupun hubungan bisnis antarperusahaan, bahkan hubungan antarnegara. Banyak orang yang menderita suatu kekecewaan dan mengalami luka jiwa yang sangat dalam, karena mitranya dalam suatu hubungan bersikap sebagai pihak yang memuaskan kelaparan
jiwanya, untuk suatu hal yang penyembuhannya adalah menggenggam orang dalam telapak tangan kekuasaannya.
Dalam suatu hubungan, banyak orang terjebak permainan manipulasi emosi. "Ilmu" memanipulasi ini dimanfaatkan untuk mencapai keinginannya. Jika dia mengetahui teknik itu dan merasa sukses, serta tidak ada orang yang memprotes, teknik itu akan dipakai terus-menerus.
Perbaikan tingkah laku yang menggantikan kata maaf akhirnya hanya menjadi suatu permainan manipulasi emosi dan pemuasan ego semata.
Berikut beberapa petunjuk menghadapi orang yang mulai memainkan ilmu manipulasi, terutama pada saat dalam situasi pertengkaran:
-Jangan membuat kesalahan dengan mengambil alih kekuasaan. Tarik napas, tenangkan diri, kita bisa ambil energi untuk kejernihan pikiran dan emosi.
-Waspadalah terhadap sikap merasa benar sendiri. Jangan membuat pembelaan diri, jangan membalas teriakan dengan teriakan.
-Hindarilah petengkaran yang tak kunjung habis, berlalu secepatnya dengan damai. Jangan terlibat diskusi.
-Jangan menyinggung kepribadiannya, kita bisa terhindar dari sikap intimidasi masing-masing pihak.
-Selesaikan pertengkaran dengan pikiran yang tetap terkendali. Jangan memperuncing keadaan dengan membongkar masalah yang sudah lalu. Dengan demikian, kita bisa menyelesaikan masalah dengan tidak membuat masalah baru.
Jika kita menjalin hubungan dengan orang yang memuaskan kelaparan jiwanya dengan mengenggam orang lain dalam kekuasaannya, dengan sangat terpaksa, kita harus berusaha bisa keluar dari lingkaran hubungan tersebut. Apa pun kita buat untuk mempertahankan hubungan ini, yang didapat adalah suatu "penjajahan" jiwa yang menjerumuskan kita ke dalam frustasi dan depresi.
Di dalam hidup sehari- hari, kita melihat masyarakat diatur dalam struktur hubungan yang berisi aturan dan definisi tentang siapa yang berkuasa. Pola hubungan semacam ini hampir tak menyisakan ruang dialog, siapa yang memegang kekuasaan dalam hubungan tersebut, dialah penentu semua yang ada dalam hubungan itu.
Hubungan menjadi suatu relasi 'mati' diskusi menjadi komunikasi satu arah, dan hal ini snagat berdampak serius pada hubungan dalam lingkup relasi suami istri, atau anak dan orangtua. Rasa hormat dan saling menghargai merupakan hukum yang utama dalam berhubungan dengan orang lain.
Ingatlah bahwa pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting, manusia tidak ingin dijajah oleh manusia lain. Thucydides - Sejarawan Yunani (460-404 SM) mengungkapkan hal ini sebagai berikut: "Rahasia kebahagiaan adalah kemerdekaan, dan rahasia kemerdekaan adalah keberanian untuk bertanggung jawab atas perbuatan kita."
Banyak jiwa yang dalam membangun suatu hubungan senang menjadi 'anak buah' umumnya ini terjadi dalam suatu hubungan antartim kerja. Tentu saja hal ini bukan berarti dia memilih menjadi anak buah, karena senang dijajah, diperintah, atau dikontrol, tetapi lebih cenderung kepada kejiwaan untuk menghindarkan tanggung jawab, baik itu target
kerja, atau inspirasi dan inovasi untuk kejayaan organisasi.
Menjadi anak buah dengan santai, tanpa ambisi dan prestasi. Tentu saja jiwa demikian sulit menghargai kemampuan dirinya sendiri, hubungan seperti ini menjadi timpang, sebab inti dari pesan yang terkandung dalam hubungan tersebut sudah diisi dengan agenda ganda.
Kesuksesan suatu hubungan dapat terjadi, ketika setiap pihak berpartisipasi untuk memberi dan menerima, ketika masing-masing berperan sebagai guru sekaligus murid bagi yang lain. Hubungan diisi dengan komitmen tak tertulis, bahwa masing-masing pihak akan berusaha untuk "berubah" untuk mau "diubah" jika hal tersebut diperlukan, untuk membuat hubungan tersebut tetap ada dan sehat, membawa kebahagiaan dan kesehatan jiwa untuk semua pihak.
Sumber: Kunci Sukses Membina Hubungan oleh Lianny Hendranata
Minggu, 03 Agustus 2008
Kasus Baru , Christopher Mundur di Balikpapan
Jakarta, 3 Agustus 2008. Kasus baru muncul ditengah tengah berlangsungnya turnamen tenis internasional di Indonesia. Pagi ini August Ferry Raturandang menerima telpon dari Michael Rungkat yang beritahu kalau Christopher Rungkat tidak bisa ikut Men's Futures di Balikpapan ( 4 - 10 Agustus 2008) karen masih sakit panas setelah ikuti Men's Futures di Jakarta dimana keluar sebagai juara ganda berpasangan dengan Ayrton Wibowo.
Langsung disampaikan kepada Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto maupun Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja mengenai masalah ini. Karena keberadaan Christopher Rungkat di Balikpapan Men's Futures melalui fasilitas wild card. Dikuatirkan Christopher akan menerima penalti oleh ITF kalau terlambat beritahu ke ITF Referee.
Konsultasi langsung ke ITF Referee Puneet Gupta yang bertugas di Balikpapan. Dapat jawaban sesuai aturan ITF kalau tidak bisa diganti dengan nama baru sebagai pengganti wild card yang tidak digunakan. karena menurut Puneet Gupta undian babak kualifikasi sudah dibuat semalam. Memang, sayang kalau tidak digunakan wild card tersebut. Direncanakan akan diganti dengan petenis Thailand atau salah satu petenis Indonesia. Apa yang dikatakan itu ditelan saja karena percaya apa yang telah disampaikan. Saat itu dicoba untuk membujuk agar bisa dilaksanakan keinginan kita. Tapi telah ditolaknya. Padahal pagi ini pertandingan babak kualifikasi di Balikpapan belum dimulai karena turunnya hujan cukup menghambat pertandingan tenis.
Setelah itu August Ferry Raturandang bertemu dengan ITF Referee Ms Sheetal Iyer yang sedang bertugas di Mitra Kencana Women's Circuit di Kemayoran. Saat itu Sheetal sedang terima telpon dari Puneet Gupta membicarakan masalah wild card di Balikpapan. Langsung August Ferry Raturandang membaca aturan ITF yang sedang dibaca juga oleh Sheetal Iyer.
"Memang dari aturan ini agak rancu, karena diatasnya katakan untuk wild card kualifikasi tidak boleh tapi dialinea berikutnya masih boleh karena pertandigan belum dilaksanakan." ujar Sheetal kepada August Ferry Raturandang. Begitu dapat kepastian boleh diganti, langsung August Ferry Raturandnag kontak ITF Referee Puneet Gupta di Balikpapan. Dapat jawaban ternyata sudah berubah pikiran. Diperbolehkan. Karena ada kerjasama dengan LTAT (Lawn Tennis Association of Thailand) pertukaran wild card, dimana sebelumnya Christopher Rungkat mendapatkan 2 kali wild card babak utama di Men's Futures di Thailand maka disampaikan kepada Ketua Umum PP Pelti dan Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti kalau jatah wild card diberikan ke petenis Thailand.
"Boleh ikut ganda walau tidak ikut Tunggal "
Ada pemikiran dikalangan pelaku tenis, kalau mau ikut pertandingan ganda (double) maka harus ikut pertandingan tunggal(single). Tapi ketika hal ini ditanyakan kepada ITF Referee baik Ms Sheetal Iyer dan Puneet Gupta, disampaikan boleh saja. Bukanlah masalah.Christopher Rungkat yang berpasangan dengan Ayrton Wibowo direncanakan bertanding di Balikpapan. Karena Christopher tidak ikut maka Ayrton kehilangan pasangannya.
Langsung disampaikan kepada Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto maupun Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja mengenai masalah ini. Karena keberadaan Christopher Rungkat di Balikpapan Men's Futures melalui fasilitas wild card. Dikuatirkan Christopher akan menerima penalti oleh ITF kalau terlambat beritahu ke ITF Referee.
Konsultasi langsung ke ITF Referee Puneet Gupta yang bertugas di Balikpapan. Dapat jawaban sesuai aturan ITF kalau tidak bisa diganti dengan nama baru sebagai pengganti wild card yang tidak digunakan. karena menurut Puneet Gupta undian babak kualifikasi sudah dibuat semalam. Memang, sayang kalau tidak digunakan wild card tersebut. Direncanakan akan diganti dengan petenis Thailand atau salah satu petenis Indonesia. Apa yang dikatakan itu ditelan saja karena percaya apa yang telah disampaikan. Saat itu dicoba untuk membujuk agar bisa dilaksanakan keinginan kita. Tapi telah ditolaknya. Padahal pagi ini pertandingan babak kualifikasi di Balikpapan belum dimulai karena turunnya hujan cukup menghambat pertandingan tenis.
Setelah itu August Ferry Raturandang bertemu dengan ITF Referee Ms Sheetal Iyer yang sedang bertugas di Mitra Kencana Women's Circuit di Kemayoran. Saat itu Sheetal sedang terima telpon dari Puneet Gupta membicarakan masalah wild card di Balikpapan. Langsung August Ferry Raturandang membaca aturan ITF yang sedang dibaca juga oleh Sheetal Iyer.
"Memang dari aturan ini agak rancu, karena diatasnya katakan untuk wild card kualifikasi tidak boleh tapi dialinea berikutnya masih boleh karena pertandigan belum dilaksanakan." ujar Sheetal kepada August Ferry Raturandang. Begitu dapat kepastian boleh diganti, langsung August Ferry Raturandnag kontak ITF Referee Puneet Gupta di Balikpapan. Dapat jawaban ternyata sudah berubah pikiran. Diperbolehkan. Karena ada kerjasama dengan LTAT (Lawn Tennis Association of Thailand) pertukaran wild card, dimana sebelumnya Christopher Rungkat mendapatkan 2 kali wild card babak utama di Men's Futures di Thailand maka disampaikan kepada Ketua Umum PP Pelti dan Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti kalau jatah wild card diberikan ke petenis Thailand.
"Boleh ikut ganda walau tidak ikut Tunggal "
Ada pemikiran dikalangan pelaku tenis, kalau mau ikut pertandingan ganda (double) maka harus ikut pertandingan tunggal(single). Tapi ketika hal ini ditanyakan kepada ITF Referee baik Ms Sheetal Iyer dan Puneet Gupta, disampaikan boleh saja. Bukanlah masalah.Christopher Rungkat yang berpasangan dengan Ayrton Wibowo direncanakan bertanding di Balikpapan. Karena Christopher tidak ikut maka Ayrton kehilangan pasangannya.
Kenapa Event Olahraga Susah Dijual ?
Solo, 1 Agustus 2008. Dalam Workshop Standar Tenaga Teknis dan Jasa pada Event Olahraga Nasional dan Internasional yang diselenggarakan oleh Kantor Menegpora RI di Solo, August Ferry Raturandang menyanmpaikan pandangannya setelah ada pertanyaan sulitnya mendapatkan sponsor di event olahraga nasional mapun internasional.
"Kesalahan besar dilakukan oleh penyelenggara event olahraga adalah para pelaku penyelenggara event olahraga sendiri. Karena selama ini pengamatan saya selaku pelaksana event olahraga hanya memikirkan kepentingan atlet peserta. Dan melupakan kepentingan sponsor maupun kepentingan penonton." ujar August Ferry Raturandang. Dikatakan pula kalau konsentrasi besar dilakukan oleh penyelenggara adalah mementingkan kepentingan atlet selaku peserta. Misalnya, tentang akomodasi, transportasi, konsumsi, lapangan pertandingan, fasilitas petugas pertandingan seperti disediakannya wasit dll, mendapatkan prioritas utama dengan melupakan kepentingan lainnya. Tapi kepentingan penonton dilupakan seperti bagaimana dengan kualitas peserta, fasilitas venue, bagaimana caranya menyediakan transportasi penonton agar mudah mencapai venuenya. Fasilitas restoran untuk penonton agar betah menonton. Belu lagi kepentingan sponsor paling besar atau sering terabaikan. Seperti adakah publikasi maupun pemberitaan media massa seperti liputan Televisi, media cetak telah dilakukan secara maksimal. Sebagai contoh publikasi Pekan Olahraga Nasional XVII 2008 di Kaltim, ternyata hanya TVRI saja yang liputan langsung. Sedangkan lainnya hanya cuplikan berita saja yang waktunya hanya 2-3 menit.
August Ferry Raturandang kemukakan tentang apa yang terjadi sewaktu Pekan Olahraga Nasional XVII 2008 di Kaltim. Oleh penasehat PON XVII J.Karsan sempat kemukakan atas kekecewaan PB PON XVII terhadap Event Organizer yang ditugaskan mencari dana untuk PON XVII tidak sesuai dengan harapannya.
Sewaktu PON XVII, ternyata event organizer yang ditugaskan mencari dana ternyata tidak bisa leluasa. Keinginan memasang spanduk maupun umbul2 sebelu PON berlangsung terhambat dengan spanduk atau umbul2 Pilkada Kaltim yang jug berlangsung cukup ramai.
"Kesalahan besar dilakukan oleh penyelenggara event olahraga adalah para pelaku penyelenggara event olahraga sendiri. Karena selama ini pengamatan saya selaku pelaksana event olahraga hanya memikirkan kepentingan atlet peserta. Dan melupakan kepentingan sponsor maupun kepentingan penonton." ujar August Ferry Raturandang. Dikatakan pula kalau konsentrasi besar dilakukan oleh penyelenggara adalah mementingkan kepentingan atlet selaku peserta. Misalnya, tentang akomodasi, transportasi, konsumsi, lapangan pertandingan, fasilitas petugas pertandingan seperti disediakannya wasit dll, mendapatkan prioritas utama dengan melupakan kepentingan lainnya. Tapi kepentingan penonton dilupakan seperti bagaimana dengan kualitas peserta, fasilitas venue, bagaimana caranya menyediakan transportasi penonton agar mudah mencapai venuenya. Fasilitas restoran untuk penonton agar betah menonton. Belu lagi kepentingan sponsor paling besar atau sering terabaikan. Seperti adakah publikasi maupun pemberitaan media massa seperti liputan Televisi, media cetak telah dilakukan secara maksimal. Sebagai contoh publikasi Pekan Olahraga Nasional XVII 2008 di Kaltim, ternyata hanya TVRI saja yang liputan langsung. Sedangkan lainnya hanya cuplikan berita saja yang waktunya hanya 2-3 menit.
August Ferry Raturandang kemukakan tentang apa yang terjadi sewaktu Pekan Olahraga Nasional XVII 2008 di Kaltim. Oleh penasehat PON XVII J.Karsan sempat kemukakan atas kekecewaan PB PON XVII terhadap Event Organizer yang ditugaskan mencari dana untuk PON XVII tidak sesuai dengan harapannya.
Sewaktu PON XVII, ternyata event organizer yang ditugaskan mencari dana ternyata tidak bisa leluasa. Keinginan memasang spanduk maupun umbul2 sebelu PON berlangsung terhambat dengan spanduk atau umbul2 Pilkada Kaltim yang jug berlangsung cukup ramai.
Lapangan GOR Manahan Perlu penambahan Lampu
Solo, 1 Agustus 2008. Keinginan Walikota Surakarta, selenggarakan turnamen tenis internasional khusus putra sebagai bentuk kepuasannya terhadap minatnya petenis asing ikut bertanding di ITF Solo Open Women's Circuit 2008 patutlah mendapatkan dukungan. Hal ini dikemukakan oleh August Ferry Raturandang ketika berada dilapangan tenis GOR Manahan Solo.
Langsung melihat situasi lapangan yang baru mendapatkan renovasi di GOR Manahan, August Ferry Raturandang siang ini langsung melihat kondisi lapangan tenis GOR Manahan diikuti oleh ITF Referee asal India Ms. Sheetal Iyer. Sebenarnya setelah direnovasi, ada keinginan selenggarakan turnamen dimalam hari. Oleh pengelola ditambahlah fasilitas lampu disetiap lapangan. Hal ini telah pernah dikonsultasikan dengan August Ferry Raturandang per tilpon. Masalahnya setelah selesai di renovasi ternyata pengamatan August Ferry Raturandang lapangan tersebut belum memenuhi persyaratan lampu, "Masih kurang dari 500 lux" ujar Ms. Sheetal Iyer yang sebelumnya sudah melihat kondisi lampu sewaktu dinyalakan lampunya.
Oleh August Ferry Raturandang dikatakan kalau perlu penambahan lampu lampu dilapangan sehingga bisa memenuhi persyaratannya. Hanya sayang selama di Solo belum sempat ketemu dengan pengelola lapangan GOR Manahan.
Langsung melihat situasi lapangan yang baru mendapatkan renovasi di GOR Manahan, August Ferry Raturandang siang ini langsung melihat kondisi lapangan tenis GOR Manahan diikuti oleh ITF Referee asal India Ms. Sheetal Iyer. Sebenarnya setelah direnovasi, ada keinginan selenggarakan turnamen dimalam hari. Oleh pengelola ditambahlah fasilitas lampu disetiap lapangan. Hal ini telah pernah dikonsultasikan dengan August Ferry Raturandang per tilpon. Masalahnya setelah selesai di renovasi ternyata pengamatan August Ferry Raturandang lapangan tersebut belum memenuhi persyaratan lampu, "Masih kurang dari 500 lux" ujar Ms. Sheetal Iyer yang sebelumnya sudah melihat kondisi lampu sewaktu dinyalakan lampunya.
Oleh August Ferry Raturandang dikatakan kalau perlu penambahan lampu lampu dilapangan sehingga bisa memenuhi persyaratannya. Hanya sayang selama di Solo belum sempat ketemu dengan pengelola lapangan GOR Manahan.
Langganan:
Postingan (Atom)