Jakarta, 27 Mei 2017. Beberapa kejadian muncul disaat selenggarakan Kejurnas Manado Open 2017 yang perlu saya catat sebagai catatan harian saya dipertenisan Indonesia. Berbicara wasit, saat itu kerjasama dengan Pengda Pelti setempat maka kami disediakan 9 wasit yang kami butuhkan seperti permintaan. Biasanya sebelum turnamen dimulai , diadakan pertemuan dengan para wasit. Tapi kali ini komunikasi antara Panpel dengan Pengda setempat dilakukan oleh Ketua Panpel, sedangkan yang lainnya seperti saya selaku direktur turnamen kelompok yunior dan rekan BN selaku direktur turnamen kelompok umum dan veteran tidak ikut campur. Ketika tiba Selasa siang di Manado, maka kami inginkan pertemuan tersebut bisa dilakukan sore harinya, karena Rabu pagi sudah bisa dimulai pertandingannnya untuk kelompok umum. Tapi Pengda sendiri tidak diberi tahu jadwal pertemuan tersebut sehingga saya tidak bisa memaksakan. Dan pertemuan saya minta dilakukan Rabu pagi sekitar pukul 08.00.
Tidak semudah itu yang terjadi karena saat saya tiba bersama Referee yang punya kewajiban hadir lebih awal, rekan saya selaku penanggung jawab kelompok umum dan veteran belum tiba. Ini merupakan kebiasaan yang salah dimana seharusnya direktur turnamen harus tiba lebih awal bersama Referee dan pulang paling alhir setelah semua kegiatan sudah selesai. Ini aturannya.




