Senin, 08 September 2008

CINTA dan KASIH

8 September 2008. Berbagai macam ulah manusia didalam olahraga Indonesia telah berakar dari ketidak puasan masing masing individu terhadap pelayanan dilakukan oleh induk organisasi cabang olahraga tersebut. Termasuk olahraga TENIS.
Maka dari itu timbul keinginan agar sikap yang tidak kooperatip yang menjurus ke sentimen pribadi bisa dihilangkan, maka enak juga membaca tulisan dibawah ini yang didapat dari rekan di luar negeri, James Pangalila yang demikian bunyinya:

Kalau engkau terperangkap olehnya, cinta itu menjadi kematian bagimu...
Cinta bagai misteri, datang dan pergi tanpa permisi.
Anda tak perlu mencarinya karena cinta akan datang dengan sendiri.
Anda tak dapat membelinya karena cinta tak dapat dihargai.

Cinta akan lahir dengan sendirinya tanpa kita ketahui kapan, dan tanpa kita ketahui kepada siapa.
Jika suatu hari pasangan Anda mengatakan " Aku tak mencintaimu lagi. " Let it go.
Biarkan berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan.
Jika dipaksakan cinta tersebut layaknya sebuah bom waktu, yang akan meledak menjadi kebencian. Let it go.

Cinta akan datang kembali kepada Anda suatu waktu, mungkin dari orang yang pernah Anda cintai atau dari seseorang lainnya.
Tuhan tak akan membiarkan Anda sendirian.

Lalu bagaimana dengan perasaan Anda yang ditinggalkan cinta?
Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut. Kenanglah sebagai bagian dari masa lalu.
Menangislah jika perlu. Berbahagialah karena Anda pernah dicintai, berbahagia karena cinta pernah singgah di hati Anda.

Bagaimana jika cinta hilang dalam sebuah perkawinan?
Dalam suatu perkawinan cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabk an, kepada Tuhan dan kepada suami atau istri dan kepada anak ( jika ada ).
Anda tak dapat pergi begitu saja dengan mengatakan " Aku tak mencintai kamu lagi."
Dalam sebuah perkawinan " Anda " adalah dua yang menjadi satu.
" Anda " adalah suami/istri dan anda sendiri.
Jangan turuti kemauan anda tapi turuti kemauan "Anda". Bagi Anda yang mencintai, ubahlah makna cinta menjadi KASIH.

Cinta itu bersemayam di dalam hati ( bukan di otak atau pikiran ), jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri Anda.

Kasih itu indah
kasih tidak cemburu
kasih itu menerima apa adanya dan memberi yang ada
kasih itu komitmen sehingga seseorang yang mempunyai kasih tak akan melupakan cintanya
kasih itu murah hati bukan murah cinta ( dalam hubungan asmara )
kasih itu rendah hati bukan merendahkan cinta
kasih itu mengampuni dan memaafkan
kasih adalah cinta sejati karena berasal dari Tuhan.
Tanamkan kasih di dalam hati Anda sejak awal maka cinta Anda tak akan hilang.

Tanamkan kasih maka Anda akan bertahan jika kekasih Anda mengatakan, " Aku tak mencintaimu lagi. " ( Berat memang, apalagi jika kita masih mengasihi dia ).

Jika Anda dan pasangan Anda memiliki kasih, Anda berdua boleh berujar :
" Orang ke tiga ? Siapa takuttt..... .."

Bintang Seri akan dikembangkan ke daerah

8 September 2008. Hari ini kedatangan tamu istimewa Harmony Ginting yang baru saja sukses selenggarakan turnamen Commonwealth Bank Junior Masters di Hotel Sultan Jakarta. Banyak hal yang bisa disampaikan masalah kekurangan kekurangan yang dilakukan selama ini dalam selenggarakan turnamen tenis Bintang Seri 2008. Salah satunya adalah kesalahan membuat backdrop, dimana tidak diperkenankan menggunakan warna putih.

"Memang Pelti seharusnya berikan panduan pelaksanaan TDP Yunior kepada Anda. Tapi karena lupa berikan sehingga terjadi hal ini. Untuk lain kali maaf tidak ada ampun lagi." ujar AFR kepada Harmony Ginting.

Mulai sekarang semua pelaksana TDP akan diberikan Panduan Pelaksanaan TDP sehingga mengurangi kesalahan kesalahan dilapangan seperti masalah warna backdrop tidak diperkenankan warna PUTIH dan KUNING. Kemudian Official ball Pelti, tidak boleh beri prize money untuk TDP Yunior, penggunaan Referee, as.Referee, wasit dll.
Pelti sendiri mulai membenahi masalah turnamen yang sudah sangat perlu diperhatikan. Termasuk masalah prize money untuk TDP Yunior. Sangat disayangkan baru ketahuan kalau hampir semua TDP Yunior memberikan prize money. Ini berdasarkan pengakuan salah satu administrator PP Pelti kepada Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti. "Ini disayangkan, kenapa tidak dilaporkan ke PP Pelti, apalagi sebagai administrator turnamen seharusnya bisa mencegah.". Tetapi masalahnya administrator turnamen ini merasa bukan orang PP Pelti selama ikut bertugas ( bukan ditugaskan PP Pelti) di TDP Yunior. " Keberadan saya karena semua mau menggunakan pengalaman saya di tenis." ini pengakuannya.
Selama ini pihak luar merasa keberadaan administrator PP Pelti di turnamen merupakan bentuk kerjasama dengan PP Pelti, disatu sisi administrator tersebut merasa bukan orang PP Pelti.Kontradiksi sekali tetapi kenyataannya begitu.

"kami ingin ditahun depan ada kurang lebih 50 TDP Yunior di Indonesia." ujar Harmony Ginting kepada August Ferry Raturandang. Memang hal ini sudah pernah disampaikan dan disanggupi bersama bisa terlaksana. Kedatangan Harmony Ginting untuk lebih cepat terealiser.
Melihat keinginan ini sangat serius, langsung August Ferry Raturandang menghubungi sekretaris Pengkot Pelti Malang, memberitahukan rencana tersebut. Karena kota Malang menurut August Ferry Raturandang sangat potensi sekali dalam hal sarana dan prasarana dimilikinya. Saat ini sudah ada 2 TDP Yunior di Malang tetapi hanya 1 yang terlaksana, karena yang satu lagi penuh kesibukan di PON XVII.
Langsung oleh August Ferry Raturandang diberi kesempatan Harmony Ginting menjelaskan rencana pelaksanaan Bintang Seri di Malang. Demikian pula tilpon ke Madiun.

Ada satu lagi yang bisa dilakukan oleh Bintang seri yaitu di Bali, tepatnya kota Singaraja." Nanti saya ke Singaraja akan bertemu teman tema disana, akan saya sampaikan keinginan ada TDP disanan." ujar August Ferry Raturandang.
Oleh Ginting disampaikan diakhir tahun 2008, disiapkan di Solo, Ambarawa, Bandung dan Jakarta turnamen Bintang Seri.

Teror Mulai Berdatangan

8 September 2008. Menjadi salah satu anggota pengurus pusat induk organisasi khususnya tenis di Indonesia bukanlah merupakan suatu kebanggaan. Dan penuh dengan cemohan sampai kearah lempar fitnah sudah merupakan makanan empuk.

Akhir Agustus 2008, tepatnya tanggal 29 Agustus 2008 pukul 16.24, terima SMS dari nomer yang tidak dikenal yaitu 087851824958 yang isinya "Kang, katanya sampeyan dapat uang 20 jt, bener gak tuh ? Asal halal ya tak apa to? Kali ada yg iri."
Kaget juga dapat SMS yang aneh. Tapi karena merasa ada hubungan dengan Tenis, maka kebiasaan selalu menjawab. Dalam jawaban, ditanyakan uang apa dan dari mana karena tidak merasa. Tapi kalau orang yang utang 20 juta sama August Ferry Raturandang memang ada.
Langsung dibalas, pukul 19.19. " Alaa.. kalo yg utang ke Akang Ferry kan udah lama to? Apa yg udah setahunan itu? Ya diminta doo..ng kang jgn didiemin aja ntar orgnya jadi lupa. 20 jt banyak lho."
Karena penasaran, langsung dijawab , yang dimaksud uang apa karena tidak jelas. Jawaban SMS datang lagi pukul 19.33 yaitu " Tdk tahu uang apa itu. artinya kang harus benar dpt 20 jt? Kali skitar itulah benar ? Jujur aja kang gak usah malu malu, tak apa akang dapat uang.Semua mau uang."
Aneh juga dengan nada menuduh memaksakan agar mau mengaku. Apa urusannya ? Tapi langsung dibalas kembali menanyakan uang apa yang dimaksud, karena tuduhannya masih kabur.
Kemudian dapat jawaban pukul 19.57. " Ya ya ntah mana yg benar ? Kita ga mau ribut sama kang fer, kalo uang itu emang haknya kang fer tentu tak boleh diusik n silakan akang ambil n tak blh ada fitnah." Karena penasaran , SMS tsb dijawab agar lebih to the point aja uang apa yang dimaksud dan ingin tahu siapa anda.
Ternyata dijawab pkl.20.10. " Ya,udah ,ntar di bilangin ke temen2 yg sbnarnya, kang fer tak usah kuatir sbab tak mencuri. dari adang - sunda."
Setelah itu tidak ada lagi SMS kelanjutannya.

Tetapi bukan berarti sudah berhenti. Ternyata tanggal 1 September 2008 pukul 13.39 datang lagi SMS dari nomer yang sama ( 087851824958 ). Isinya." Kang ferry benar kah akan dibentuk tim audit pelti ? Mhn penjelasannya.Tks." Karena tidak jelas SMS ini datangnya dari mana dan merasa tidak kenal manusianya, SMS ini tidak dilayani. Buat apa membalas SMS dari orang yang tidak jelas, itu sikap diambil August Ferry Raturandang.Awalnya mau dibalas kalau Pelti sudah diaudit sebelum Munas 2007, tapi dibatalkan jawaban ini, karena pasti orang itu tetap tidak puas.

Rupanya maksud dan tujuannya tidak jelas, SMS berikutnya datang lagi. Tepat pukul 13.45 "Krn itu kang ferry hati2 kpd uang. Yg sekiranya tdk jelas or beresiko sbaiknya jgn diterima ! Yg halal ajalah kang."
Ini SMS juga tidak dibalas. Tapi dasar pengirim SMS tidak jelas, masuk lagi pukul 13.52. " Kang ferry jgn mau lagi jika diajukan wasekjend nanti bisa kena jebakan Hati2 kang dlm hidup ini ada pancingan."
Kemudian tidak ada lagi SMS muncul. Lagi atur strategi biar dilayani kehendaknya.

Tanggal 2 September 2008 pkl 17.15 datang lagi SMS dari orang yang tidak jelas (HP 087851824958 )dengan tulisan yang halus dengan maksud dapat tanggapan." Kang, apa kabar ? Di pelti akhir2 ini ramai ya ?
SMS ini juga tidak dilayani , percuma.
Tapi dianya penasaran , datang lagi SMS pkl 17.28 yang isinya " Kaaa.a.ng.ng Kang ferry diam kenapa ? Lemas .apa puasa kah?"Juga tidak dibalas SMS ini karena dari nomer yang sama. Capek deh.
Rupanya dia penasaran, kirim SMS lagi tepat pkl 17.31, isinya" Kang Ferry, lemas kah ???
Tidak lama kemudian telponpun berbunyi dari nomer ini juga. Ternyata sewaktu diangkat berkali kali keluar suara Halo halo, dianya diam. Akhirnya HP dihentikan saja.
Rupanya yang bersangkutan ingin menggunakan alasan untuk kirimkan SMS berikutnya pada tanggal 3 September 2008 pukul 13.34. Isinya" Sombong amat di telp tak bersuara Dosa lho..Nanti kena karma. Ini hidup cuma sebentar buat apa sombong. jadi pengurus pelti sdh sombong . makan itu sombong.". Sewaktu terima ini dalam hati katakan baru tahu ya kalau gua sombong. Belum tahu Orang Manado ya ! Kata Santo, Manado dilawan. Mana tahaan !

Memang apa tidak ada kerjaan lain sehingga berniat mau teror orang lain dengan cara cara tidak sportip. Masih ada manusia dibumi Indonesia yang berkelakuan demikian , ini satu pertanyaan, apa lagi jika sebagai salah satu masyarakat tenis yang seharusnya gentleman sejati.

Akhirnya karena tidak dilayani, digunakanlah website pelti dalam komentar2 miring muncul. Apakah karena orangnya tidak jelas identitasnya maka berani lakukan hal hal demikian. Kadang kadang suka muncul niat untuk melawan dengan cara kasar sekalipun sesuai dengan darah panas yang masih ada, tetapi mengingat kedudukan masih di induk organisasi tenis di Indonesia sehingga meluluhkan semua jiwa panas yang masih dimilikinya. Menyadari duduk dalam induk organisasi tenis itu kedudukannya sebagai pelayan masyarakat tenis di Indonesia. Jadi harus bisa melayani walaupun menyakitkan hati sendiri. Ya, begitulah resikonya. August Ferry Raturandang hanya bisa mendoakan " Tuhan ampunilah orang ini
sehingga hidupnya bisa tenang dan damai sejahtera.AMIN "

Christopher Rungkat Gagal Juara US Open Junior 2008

7 September 2008. Petenis muda berdarah Kawanua harapan Indonesia mendatang, Christopher Rungkat gagal keluar sebagai juara ganda putra turnamen akbar Grand Slam US Open Junior 2008 yang berlangsung di Flushing Meadow New York.
Berpasangan dengan petenis Finlandia , Henri Kontinen, sebagai unggulan 2 dikalahkan oleh petenis Austria dan Germany, Moser/Stebe dalam 3 set.

Set pertama terjadi kejar mengejar angka sampai 6-6 dan tie break. Dalam perebutan angka tie break, lawannya unggul 7-5. Diset kedua Christo/Henri berhasil unggul dengan cepat 6-3.
Set penentuan, dilakukan tie break, ternyata Christo/Henri gagal mengalahkan lawannya yang non unggulan , 8-10.

Prestasi tertinggi di tahun 2008 dicapai oleh Christopher Rungkat keluar sebagai juara ganda turnamen akbar Grand Slam French Open 2008. Berpasangan juga dengan Henri kontinen.
Ini tahun terakhir bagi Christo karena usianya sudah 18 tahun. Tahun depan Christopher Rungkat harus konsentrasi diturnamen Pro Circuit mulai dari kelas Futures dan ke Challenger.

Minggu, 07 September 2008

Mimpi Turnamen Antar Klub Akan terealiser di 2009

7 September 2008. Keinginan masyarakat dihidupkannya kembali wadah atau saran pertandingan antar klub bisa terealiser di tah7un 2009 akan menjadi kenyataan. Hal ini sudah dibicarakan dengan Ketua Umum PP PELTI. Karena klub merupakan ujung tombak pembinaan olahraga termasuk tenis.
Semua akan berjalan sesuai juga dengan program sentra sentra pembinaan di daerah daerah yang sedang dibuatkan juklaknya. Karena dengan berjalannya sentra pembinaan yang juga merupakan modul-4 salah satu program Pelti yang belum jalan selama ini.

Pembinaan sebenarnya bisa dilakukan sendiri didaerah daerah, tetapi selama ini yang jadi masalah adalah keterbatasan SDM pelatih didaerah yang berkualitas. PP PELTI akan kirimkan pelatih yang bersertifikat ITF kedaerah daerah sentra dengan tujuan membina atlet langsung dan pelatih lokalnya. Minimnya SDM sehingga diambil jalan dengan membuat program semua terpadu disediakan oleh PP Pelti. Keseragaman program latihan dan metode akan membantu pelaksanaannya.

Rencana turnamen antar klub direncanakan pada bulan Juli di Senayan Jakarta setelah TDP Oneject Indonesia di Bandung. Dalam minggu ini tidak ada turnamen nasional lainnya sehingga semua bisa berkonsentrasi di Senayan. Bukan hanya turnamen antar klub yunior, tetapi juga antar klub kelompok umum dan veteran. Dalam waktu yang sama akan dilaksanakan 3 macam kelompok. Sarana yang tersedia untuk menampung turnamen ini adalah lapangan tenis Gelor Bung Karno Jakarta.

Beatrice/Jessy Gagal Ke Final US Open Junior 2008

6 September 2008. Akhirnya kalah di semifinal Grand Slam US Open Junior 2008 di Flushing Meadow New York. Pasangan petenis muda Indonesia Beatrice Gumulya dan Jessy Rompies gagal maju ke final setelah dikalahkan oleh pasangan gado gado Thailand dan Swedia Leertcheewakorn/Roma dalam 3 set , 36 75 , (6-10).
Prestasi yang bagus dicapai pasangan pemegang medali emas ganda putri Pekan Olahraga Nasional XVII Kaltim 2008 di Balikpapan, merupakan asa pertenisan Indonesia dimasa mendatang.

Hanya Christopher Rungkat berpasangan dengan petenis Finlandia Henri Kontinen berhasil maju kebabak final setelah mengalahkan Arevalo/Llompart 63 61.
Difinal Christopher/Henri ditantang oleh Mozer (AUT) / Stobe (GER).

Sabtu, 06 September 2008

PerlunyaMasase Dalam Olahraga

6 September 2008. Sebagai petenis aktip diperlukan juga masase atau PIJAT. Setiap petenis harus mengenal masalah kebutuhan pijat atau masase. Ini satu tulisan dari dr.A.Rahim yang dikutip dari Jurnal IPTEK KONI Pusat, dengan judul " Masase Dalam Bermacam macam Aktifitas Olahraga."

Pertama tama penyelidikan atau percobaan berlandaskan faal dan penyesuaian tehnik metodik masase dalam olahraga. Percobaan atau penyelidikan ini dibuat berdasarkan sifat aktifitas olahraga terutama kualitas kekuatan fisik,daya tahan,kecepatan dan keahlian yang dimiliki oleh olahragawan.

1. Masase dalam latihan kekuatan
Latihan kekuatan adalah latihan yang meminta ketegangan sangat besar dari otot dan menimbulkan penguncupan (kontraksi) beberapa otot besar. Masase adalah sarana yang berguna bagi pemeliharaan otot-otot waktu latihan , begitu pula dalam kaitannya dengan prestasi,latihan berat atau pertandingan.
Dalam latihan harus diberikan masase general (seluruh tubuh) dengan cukup kekuatan, untuk mempengaruhi sirkulasi darah dan nutrisi otot-otot. Masase ini memberikan kekuatan fisik terhadap olahragawan secara cepat, tanpa menimbulkan fenomena lebih pada bagian otot-otot yang memerlukan juga tubuh. Setelah berakhirnya program latihan setiap hari, harus diberikan masase general 2-3 x setiap minggu.
Dalam hubungan latihan berat, pertandingan, masase dapat diberikan dengan tujuan mempersiapkan atau mendukung aktifitas tersebut. Sebelum latihan berat, tes atau pertandingan , kadang kadang diberikan masase persiapan bagian otot yang akan melakukan kekuatan secara langsung. Masase ini bisa diberikan seiring dengan gerakan pemanasan.

2. Masase dalam latihan daya tahan tubuh
Pelaksanaan suatu latihan mungkin dapat terhalang oleh beberapa sikap baik fisik maupun psikhis,terutama dalam beberapa latihan yang berlangsung lama, seperti jalan, lari maraton, lari lintas alam, renang dan lain lain dengan jarak tempuh yang jauh.
Pengulangan-pengulangan tanpa tekanan atau latihan latihan yang berlebihan akan menimbulkan kelelahan luar biasa.Akibat latihan yang berlebihan timbul perubahan patologis setempat pada otot, persendian dan sirkulasi. Masase sangat besar gunanya bagi olahragawan yang sedang atau sesudah laltihan atau pertandingan.
Masase diberikan seluruh tubuh(masase general) yang terdiri dari manipulasi lamban, effleurage,friction,petrisage serta goncangan. Tidak dibenarkan dan tidak diizinkan memberikan manipulasi Tapotament.
Waktu masase harus berlangsung lama dan intensitasnya harus baik. Sebelum melakukan latihan suatu masase sangat berguna sekali. Pada kumpulan otot-otot, tendon-tendon, persendian-persendian lebih banyak diperlukan dan berikan effeurage pendek, frection dan vibrasi ringan. Setelah selesai melakukan latihan atau pertandingan perlu istrahat dengan tenang, mungkin berlangsung beberapa jam. Baru diberikan masase general untuk mengembalikan ke kondisi semula. Daerah persendian dan otot yang paling banyak bekerja diberikan manipulasi dengan irama dan kekuatan yang lamban, dapat diberikan effleurage dan friction dengan irama yang sama pula.

3. Masase dalam latihan kecepatan
Latihan kecepatan memerlukan kerja otot yang intensif dan konsentrasi yang kuat dalam waktu yang sangat pendek. Karena latihan ini berbentuk latihan ciklis (per putaran) dan dilakukan dalam tempo cepat, maka gelombang saraf dilakukan dengan frekuensi maksimum yang semuanya ditentukan oleh kecepatan kontraksi otot. Usaha kerja dengan kecepatan dalam jumlah besar diperoleh dari fungsi cardiovascular dan espirator. Latihan kecepatan yang paling berat adalah lari jarak pendek, sedang, renang, dan beberapa cabang permainan. Masase diberikan pada punggung dan anggota badan, bila diperlukan juga pada thorax dan abdomen manipulasi ini diberikan pada akhir acara latihan harian. Masase tidak dapat diberikan kecuali setelah nadi dan pernafasan kembali normal lagi. Pada akhir pertandingan, latihan berat harus dilakukan masase penenag saraf, istrahat dan relaksasi untuk melawan fenomena kelelahan otot atau organ tubuh.

4. Masase dalam latihan ketangkasan (skill)
Ketangkasan adalah kemampuan melakukan gerakan apa saja yang sulit dan luar biasa, dengan kecepatan yang paling besar dengan upaya yang minimal. Kualitas ini bergantung kecepatan reaksi, konsentrasi dan kontrol neuromuscular, bagaimanapun tinggi kecepatan dan eratnya kerjasama gerakan gerakan yang diperlukan, contoh senam akrobatik, gulat, snggar dan cabang cabang permainan.
Perlu diketahui bahwa masase tidak akan melatih otot hingga bergerak baik, tetapi mempengaruhi gerakan skill, sebab kualitas otot yang bergerak ini sangat bergantung terutama pada struktur dan fungsi sistem saraf. Kita kenal bahwa dengan masase dapat menghilangkan ketegangan,kekakuan dan kelelahan saraf. Kriteria indikasi dan pemberian masase dalam olahraga tergantung pada sifat kerja otot yang ditentukan oleh jenis latihannya ini pun masih secara relatif. Oleh sebab itu, masase harus disesuaikan dengan sifat-sifat dan khusus dari setiap cabang olahraga dan keperluan perorangan sebagai olahragawan.

5. Masase dalam senam
Masase dapat diasosiasikan berhubungan dengan hampir seluruh bentuk senam. Dari latihan-latihan senam dasar atau senam kesehatan yang sederhana dan ringan sampai kepada latihan-latihan senam yang sulit dan lebih kompleks seperti akrobatik. Masase dapat diberikan dalam periode latihan dan transisi,begitu pula hubungan dengan pertandingan-pertandingan. Dalam pertandingan adalah indikasi masase general dengan kekuatan yang beraksi terhadap sekumpulan otot pokok dan persendian-persendian tubuh. Masase ini dilakukan sebaiknya beberapa jam sebelum latihan senam, 2 sampai 3 kali salam seminggu. Sebelum pertandingan perlu diberikan masase persiapan sebagai pemanasan, terutama pada bagian (segmen) yang diperlukan dalam latihan atau pertandingan. Bentuk masase ini lokal dan regional dan diberikan terutama pada otot, tendon dan persednian-persendian. Setelah selesai pertandingan-pertandingan diberikan masase pemulihan dengan masase ringan dan meluas juga menyembuhkan cedera-cedera kecil dan kerusakan-kerusakan ringan dengan masase lokal.

6. Masase dalam cabang permainan
Cabang permainan menduduki tempat yang paling banyak peminatnya karena sifat permainan yang dinamis, bersaing dan dipertandingkan seperti sepakbola,bolavoli,bolabasket,rugbi,tenis,tenis meja,polo air dll. Pemain-pemain sepakbola sangat mengenal masase, mereka paling banyak mendapatkan masase daripada pemain-pemai cabang olahraga lainnya. Banyak pemain bola yang mampu menggaji seorang masasseur profesional yang dapat memberikan masase waktu latihan dan pertandingan. Bentuk masase general dan penekanan pada anggota bagian sebelah bawah. Kadang-kadang mereka melakukan sendiri (automasase) dilapangan saking mengenal masase dengan baik, Oleh karena itu para olahragawan perlu dianjurkan untuk mempelajari masase, karena banyak pemain yang belum mengerti manfaatnya.
Mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat bagi para olahragawan.

"Malu Cari Makan di Tenis "

6 September 2008. Membaca komentar komentar di website www.pelti.or.id yang dikeluarkan oleh masyarakat tenis, cukup menarik diungkapkan disini. Yang menarik bukannya masalah hujatan atau tudingan tudingan negatip yang menjurus kepada fitnah belaka baik ke induk organisasi ataupun perorangan. Tetapi adalah diungkapkannya Bukan Cari Makan di Tenis, suatu ungkapan yang sepertinya sangat membanggakan sekali kedengarannya. Kesannya malu mengatakan cari makan di tenis. Bertentangan dengan Sport is Business atau lebih spesifik lagi Tennis is Business.
" Jangan mencari makan di tenis kecuali bener2 PRO." Disini masih diselipkan istilah PRO atau profesional. Berarti masih mengenal Tennis is Business.

Sebagai informasi yang perlu diketahui, sewaktu terakhir kali August Ferry Raturandang mengikuti ITF(International Tennis Federation) Annual General Meeting tahun 2002 di Maroko (Afrika), hanya President ITF yang saat itu voluntir, sedangkan mulai dari Vice President sampai ke Director dan Manager disetiap bidang adalah full time job. Itu tahun terakhir, berarti saat ini semua adalah full time job atau profesional karena mendapatkan makan dari profesi yang dipegangnya.
Bagaimana dengan National Association negara lainnya. Di Asia, President Tennis Association itu masih voluntir, sedangkan Hongkong, Korea dan Jepang sudah mengenal
Managing Director (full time job)yang bertugas menjalankan organisasi sehari harinya.
Di Indonesia, Pengurus Pusat PELTI adalah voluntir, sedangkan kantor sekretariat PP Pelti memiliki karyawan dibawah komando Sekretaris Eksekutif dan administrator yang full time job.
Jikalau PP Pelti lakukan perjalanan ke daerah maupun luar negeri, maka ditanggung oleh masing masing anggota Pengurus sendiri kecuali yang kekuatan finansialnya lebih rendah. Harus dimaklumi karena anggota PP Pelti itu terdiri dari berbagai kalangan dengan berbeda kemampuan finansialnya. Ada yang pensiunan dan ada yang masih aktip. Disinilah perbedaannya, dalam menjalankan tugasnya sama yaitu tanpa mendapatkan imbalan. Kenapa mau ya ! Ini tentunya muncul pertanyaan serius. Tentunya jawabannya bisa berbagai macam yang intinya hanya satu yaitu KOMITMEN.
Mayoritas anggota PP Pelti sudah berusia diatas 50 tahun , bahkan diatas 60 tahun, berarti disaat usia yang sudah matang. Matang dalam segala hal, bisa matang cara berpikir, matang dalam finansial , matang dalam mengatur kehidupannya.
Bagaimana dengan mengatasi kehidupannya masing masing, karena dalam kehidupannya butuh "materi" yang menunjangnya. Tentunya sebagai orang yang sudah matang karena usia sudah lanjut, tentunya tidak terlalu dipikirkan keadaan finansialnya.

Teringat pula masalah profesi Pelatih. Ada pelatih yang benar benar hidupnya dari TENIS. Tetapi banyak pula pelatih yang hidupnya dari pekerjaan diluar tenis. Melatih tenis hanyalah salah satu sambilannya, karena kehidupannya berasal dari lain profesi yang non tenis. Jadi wajar saja kalau pelatih yang sambilan ini mengkalim dirinya "tidak hidup dari tenis". Tetapi bisa juga dikatakan " tidak hidup dari tenis 100 %" . Entah mana yang lebih tepat, tergantung masing masing pendapat.

Pernah tergugah sewaktu salah pengertian dengan adik sendiri Alfred Henry Raturandang yang sampai saat ini berprofesi sebagai pelatih. Disekitar tahun 1972-80, ikut dalam klub tenis Sparta Maesa di Jakarta Timur. Sebagai pengurus klub dibuat program latihan yang menggunakan pelatih agar kualitas anggota bisa meningkat. Yang menjadi pelatih waktu itu August Ferry Raturadang (pelatih sambilan) bersama Alfred Henry Raturandang. Sempat August Ferry Raturandang mengeluh mengenai adiknya. " Dia terlalu komersil". Tudingan ini dibantah langsung oleh seniornya, Boelli Londa (alm). "Justru dia itu profesional. Karena profesi dia adalah pelatih. " ujar Boelli Londa yang membuat August Ferry Raturandang sadar.

Saat ini PP Pelti sedang mengarahkan agar masyarakat menggeluti olahraga TENIS. Karena dengan TENIS adalah Profesi, bisa sebagai lahan baru untuk mencari makan. Caranya, dengan tenis , bisa menjadi PELATIH, WASIT, Komentator TV/Radio, Penulis tenis, Petenis Profesional ( melalui turnamen ataupun dikantor/instansi), bahkan apes apesnya menjadi komentator website Pelti akhirnya ( ha ha ha ). Begitu juga sebenarnya dengan tenis bisa menjadi event organizer. Kalau masih yunior, bisa mendapatkan keuntungan yaitu mendapatkan bea siswa sekolah diluar negeri. Bukan cari uang diturnamen yunior, so pasti tidak terjamin kualitasnya, Ini faktanya di Indonesia.

Penyelenggara Turnamen juga bisa jadi suatu profesi. Keliru sekali kalau mengatakan jangan cari keuntungan di turnamen tenis. Karena kehidupan organisasi sebenarnya bisa didapat dari turnamen. Sebagai pengalaman August Ferry Raturandang sewaktu menjabat Manager Program Pertandingan PB PELTI ( ini full time job di tahun 1989-1991), keberhasilan PB PELTI selenggarakan turnamen Green Sands Satellite Circuit ( 4 minggu) mendapatkan KEUNTUNGAN setelah dipotong dari pengeluaran adalah Rp. 20 juta.

Ada juga pertanyaan kepada August Ferry Raturandang selaku penyelenggara turnamen tenis Persami Piala Ferry Raturandang yang sudah memasuki ke 55 kalinya ( Agustus 2008) . "Apakah Untung atau rugi?" Jawabannya adalah "UNTUNG" , tetapi pernah "rugi", artinya rugi adalah pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Tetapi sepengetahuan selama ini baru terjadi 2 kali rugi yang nilainya dibawah Rp. 500 ribu. Kalau sebagai pedagang, untungnya dibawah Rp. 1 juta bisa dimasukkan sebagai RUGI juga, karena tidak sesuai dengan waktu dan pikiran yang dikeluarkan.

Yang menjadi pertanyaan " Apakah harus malu mencari makan di Tenis ?